4 Syarat Mutlak Surat Pindah Nikah Pria Wanita Status Perantauan | TEHNOMAC

Official blog Tehnomac

Sunday, November 3, 2019

4 Syarat Mutlak Surat Pindah Nikah Pria Wanita Status Perantauan

Syarat pindah nikah bagi laki-laki yang keadaanya masih berada diperantauan memang sering dialami banyak orang, dan itu hal yang biasa terjadi, artinya pengurusan surat pindah nikah pada kasus ini masih bisa diatasi.


Contoh..

Kamu asli orang jawa dan punya eKTP pulau jawa lalu saat akan menuju kepernikahan posisi kamu ada di pulau kalimantan karena merantau bekerja, maka pengajuan pindah mikah mudah saja.

#Syarat Pindah Nikah Bagi Pria yang Berstatus Domisili Perantauan ke Tempat Tinggal Calon Istri

Yang harus kamu siapkan sendiri jika posisi kamu ada ditanah orang lain adalah foto resmi kamu yang terbaru, ini nanti harus kamu kirim via email atau berkas aslinya ke rumah calon istri kamu (mengirimnya bersamaan dengan surat pindah mikah).

Kalau mengurus surat pindah nikah siapapun bisa membantu mengurusnya sampai ke KUA tempat kelahiran kamu sesuai di eKtp.

Pengurusan berkas bisa diwakilkan oleh teman kamu, ortu kamu, atau siapapun orangnya yang bisa dipercaya.

Adapun persyaratan pindah nikah yang harus dipenuhi adalah:

  1. Proses ke Desa/Kelurahan tempat tinggal asli kamu
  2. Bawa FC/foto kopi eKTP 3 lembar
  3. Bawa Fc KK/kartu keluarga ayah kamu sebanyak 3 lembar
  4. Fc ijazah terakhir 3 lembar
  5. Fc akte kelahiran 3 lembar. Jika akte kelahiran belum ada lampirkan fc surat nikah ortu kamu (sebagai gantinya akte)

Semua berkas diatas dibawa ke kelurahan, kamu bisa minta bantuan kepada ortu kamu untuk mengurusnya, karena itu lebih mudah pengurusannya ketimbang orang lain yang bukan ortu kamu.

Ke desa/kelurahan ini untuk meminta surat pengantar surat pindah nikah. Para pegawai kelurahan menyebutnya surat pengantar N1 sampai N5.

Untuk biaya administrasi pengurusan ini gratis, hanya saja waktu saya mengurus adik lali-laki sepupu pihak desa meminta 2 kursi napoli untuk kebutuhan investasi desa.. bagus sih kebijakan ini menurut saya karena kursi-kursi ini nanti untuk kebutuhan warganya jika ada keramaian pernikahan atau bahasa jawa acara mantu. Jadi tidak harus sewa bangku dari luar. Kebijakan ini berbeda-beda disetiap desa/kelurahan, ada yang gratis 100% ada yang dimintai kursi dan lain semacamnya.

Setelah surat menyurat dari desa sudah kamu miliki selanjutnya berkas itu dibawa ke KUA untuk mendapatkan surat Pindah nikah, surat ini hanya dikeluarkan oleh KUA, biayanya gratis.

Surat pindah nikah ini kamu kirim via jne atau kantor pos ke alamat calon istri kamu. Tujuannya disana untuk pengurusan berkas pihak calon istri dan juga memberitahukan kalau kamu akan nikah disana dengan menunjukkan surat pindah nikah tersebut.

Beres!!!

#Syarat Pindah Nikah Bagi Wanita yang Berstatus Domisili Perantauan ke Tempat Tinggal Calon Suami

Untuk kasus yang demikian syaratnya sama seperti diatas. Bedanya saat nikah di KUA maka perlu wali dari ayah kandungnya, jadi ayah kandung harus menemani anaknya ke tempat tinggal calon suaminya.

Biasanya ini terjadi jika di tempat tinggal perempuan pelayanan administrasinya ribet (ada kendalanya) sehingga jalan keluarnya nikah di rumah calon suaminya, kasus ini minim terjadi meskipun boleh-boleh saja.

Justru yang tidak membolehkan terkadang budaya setempat, seperti dengan alasan: enggak pantes, enggak enak dipandang tetangga sebelah, dan alasan lain.

Umumnya budaya jawa, acara pernikahan di rumah istri adalah wajib/seolah menjadi kewajiban.

Tapi jika semua masalah ini sudah dimuayawarahkan oleh pihak ortu lelaki dan perempuan maka tidak menjadi soal.. semua tergantung di hasil kesepakatan kedua pihak.

Ada yang hasil musyawahnya seperti :

  1. Acara nikah KUA hanya di tempat mempelai wanita/ istri dan walimatul urusnya di tempat mempelai wanita.
  2. Acara nikah KUA hanya di tempat mempelai pria/suami dan walimatul urusnya di tempat mempelai pria.
  3. Ada juga yang kedua mempelai mengadakan acara walimatul urus semua.
  4. Dll.

#Kendala Yang Dihadapi Jika Kesua Calon Suami Istri Berada Di Perantauan


Ini juga sering terjadi dan mereka akhirnya nikah lari.. istilahnya begitu.. karena pengurusannya akan rumit bahkan tidak bisa harus ada salah satu yang pribumi tempat tinggal asli atau tanah kelahiran.

Seperti pada kasus diatas, pihak lelaki yang merantau sedangkan perempuan masih punya tanah kelahiran.. atau sebaliknya.

Kalau kasusnya keduanya berada diperntauan maka proses pengurusan surat pindah nikah akan tidak bisa..bagaimana bisa katena mau ditujukan kemana pindah nikahnya.

Lalu solusinya bagaimana. Apakah masih bisa nikah?

Sulit untuk nikah, bisa pun butuh proses yang panjang.

Masalah kedua calon mempelai ini karena apa? Apakah salah satu keduanya adalah anak yang tidak punya keluarga sama sekali alias anak yatim piatu?

Jika status yatim piatu ini dimiliki oleh lelaki maka masih tidak menjadi soal.. surat pindah nikah masih bisa diurus. Hanya saja jika yang calon istri berstatus yatim poatu dan jelas tidak ada keluarganya sama sekali maka jalur pernikahan diserahkan kepada KUA, pihak KUA yang menjadi wali mengganti ortu perempuan itu.

Jadi mereka masih bisa dinikahkan.

Sekian dari saya bahasan tentang syarat menikah. Jika ada kendala silahkan untuk bertanya, komentar kamu akan segera dibalas jika admin sedang online. Salam keluarga SAMAWA..

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related Post:

0 comments:

Post a Comment