[UPDATE] Tips Hard Disk External agar Bisa Copy Paste di Windows dan Macintosh | TEHNOMAC

Official blog Tehnomac

Tuesday, March 26, 2019

[UPDATE] Tips Hard Disk External agar Bisa Copy Paste di Windows dan Macintosh

Agar Hard Disk External Bisa Copy Paste di Windows dan Macintosh, Yuk Ikuti Langkah-langkahnya Berikut Ini - Hard disk external atau HDD merupakan media penyimpanan file-file di PC maupun Laptop yang memiliki kapastias besar dan juga mampu menyimpan file-file besar. HDD sangat berguna bagi kamu yang ingin mencadangkan file-file besar yang tidak mampu tertampung di PC maupun Laptop.

HDD (Hard Disk Drive) atau Hard Disk external yang diperjual belikan di pasaran sebagian besar berformat NTFS. NTFS itu sendiri merupakan format penyimpanan standar dari PC Windows. Sementara NTFS di MAC hanya bisa digunakan untuk membaca dan menulis, tidak bisa digunakan untuk memindahkan file. Windows terbaru pada umumnya sudah didukung format ini. Sementara Mac menggunakan format OS X.

Memang, hard disc exsternal sangat diperlukan selain untuk peyimpanan file-file yang lebih besar, Hard disc exsternal/HDD juga bisa jadi tempat cadangan file-file yang ada di dalam PC maupun Laptop, hanya saja terkadang ada yang membingungkan saat memiliki dua sistem operasi berbeda, karena terkadang pada salah satu system operasi ada file yang ternyata tidak bisa terbaca, misalnya pada windows bisa dibaca tapi pada macintos tidak bisa terbaca. Bukan hanya itu, karena kadang juga tidak bisa melakukan copy paste ke hard disc external miliki kita.

Ya, seperti kata orang bijak: tidak ada yang sempurna, begitu juga Hard disk external atau HDD. Biasanya, penyebab yang membuat hard disk external tidak bisa melakukan copy paste di PC Windows atau MAC yaitu kedua OS tersebut memiliki perbedaan system data, dan sebagian besar HDD yang dijual belikan di pasaran yang berformat NTFS hanya diperuntukkan PC Windows saja, sementara NTFS di MAC hanya bisa digunakan untuk membaca dan menulis.

Biar kamu nggak gaptek-gaptek kalau ditanya soal HDD, ada baiknya kamu tahu ada system apa saja yang digunakan HDD atau hard disk external. Oke, jadi HDD itu memiliki tiga ragam system. Apa saja? Cek di bawah ini.

1. NTFS (Windows NT File System)


Sistem Windows NT File System atau yang juga disebut dengan system NTFS ini memiliki spesifikasi yang bermanfaat bagi si penggunanya. Adapun spesifikasi yang bisa dinikmati si pengguna HDD NTFS yaitu memiliki kapasitas makasimal file size 16 TB dan volume size maksimal 256 TB. Selain itu, keuntungan lainnya bagi pengguna HDD NTFS yaitu access control yang memungkinkan penggunanya bisa mengakses berkas-berkas (directory), bisa mengatur kuota yang mau digunakan di hard disk, bisa disetting ulang saat melakukan kesalahan, serta enkripsi. Hanya saja, NTFS di windows bisa digunakan untuk membaca dan menulis, sedangkan di Mac hanya bisa digunakan untuk membaca saja. Ya, hingga kini NTFS memang terus menerus mengembangkan fitur-fitur atau spesifikasi-spesifikasi yang ada di dalamnya..

2. FAT32 (File Allocation Table)


Sistem File Allocation Table atau yang juga disebut dengan sistem FAT32 ini memiliki sejumlah spesifikasi yang cukup mengungtungkan penggunanya, seperti memiliki kapastias maximum file size 4GB dan Maximum volume size 2TB. Selain itu, file system FAT32 ini juga sudah disuport oleh sebagian besar sistem operasi yang terdapat di seluruh dunia, mulai dari sistem operasi windows, linux sampai Mac OS.

Jadi, jika ditark kesimpulan, FAT32 ini bisa jadi solusi tepat untuk HDD agar bisa terbaca di Windows maupun Mac OS. Namun, kembali lagi kepada perkataan orang bijak, bahwa tidak ada yang sempurna di dunia, begitu juga dengan FAT32. Ya, ternyata masih banyak kekurangan yang dimiliki FAT32, diantaranya seperti: tidak adanya siste, pengaman, ukuran sebuah file maksimum hanya 4GB saja, cepat rusak dan tidak efektif untuk menyimpan file karena size cluster file lebih besar.

3. HFS+

HFS+ yang merupakan kepanjangan dari Hierarchical File System ini juga memiliki sejumlah spesifikasi yang juga sangat menguntungkan penggunanya, diantaranya sepert memiliki kapasitas masksimal ukuran file 8EiB dan kapasitas ukuran volume maksimal 8EiB. Adapun keuntungan lainnnya bagi yang menggunakan system operasi yang dirancang oleh Apple untuk PC Macintosh ini, yaitu disuport file system “journal” yang mampu me-recovery ketika driver error. System operasi ini juga didasari UNIX, maka tak heran bila file system operasi ini hanya mampu membaca file yang ada di Mac dan Linux saja, tidak untuk Windows. Nah, solusinya, bila HDD yang berformat HFS+ di Mac ini bisa dibaca juga di Windows, maka kamu bisa menggunakan freeware HFSExplorer.

Nah, cara menggunakan HFSExplorer ini cukup mudah, langkah pertama kamu cukup hubungkan drive yang berformat Mac ke PC Windows, lalu buka HFSExplorer. Setelah itu, klik File lalu pilihlah Load File System from Device. Pada bagian ini, secara otomatis system akan langsung mencari drive yang tertaut dengan PC dan kamu bisa menerbitkannya. Selanjutnya, kamu pun bisa melihat konten HFS+ di windows. Langkah berikutnya, pilihlah file yang kamu inginkan, klik Extract, kemudian pilih folder. Dengan sendirinya dia akan meng-copy data/file yang sudah kamu pilih ke folder tujuan.

BTW, gimana sih cara format HDD di Macintos?

“Gimana sih cara format HDD di Macintos?”

Ya, pertanyaan tersebut pasti mewakili para pengguna Macintos, betul? Sebenarnya mudah saja jika sudah terbiasa. Jadi, sebelum kamu melakukan format, sebaiknya kamu mem-backup atau cadangkan dulu semua file kamu yang tersimpan di HDD, terutama file penting. Kenapa harus dibackup dulu? Karena setelah diformat, semua file nantinya akan hilang. Sebelum menyesal kemudian karena file hilang setelah proses format, sangat dianjurkan file-file yang tersimpan dibackup terlebih.

Nah, berikut ini langkah-langkah memformat HDD di Macintos

Pertama, pastikan drive kamu terpasang dan terhubung.

Kedua, Jika kamu sudah menulis data di drive, backup terlebih dulu sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

Ketiga, di menu ‘Finder’, pilihlah ‘open’ kemudian pilih ‘Utilitas.

Keempat, jalankan utilitas disk. Pada bagian ini akan tersaji semua perangkat penyimpanan yang sedang tertaut dengan Mac.

Kelima, klik logo hard drive eksternal di bar sebalah kiri.

Keenam, pilih HDD yang ingin kamu format.

Ketujuh, pindah ke tab hapus (Erase). Di bagian ini, pilih ‘MS-DOS (FAT)’, kemudian klik ‘Erase’ disamping bawah ‘Security Options.

Hard Disk External agar Bisa Copy Paste di Windows dan Macintosh

Kedelapan, selanjutnya kamu harus confirm sebelum delet semua data yang tersedia dan kemudian mengubah format HDD tersebut.

Kesembilan atau terakhir, kamu buka hard disk eksternal yang tadi sudah kamu format. Selanjutnya, cobalah kamu copy paste apakah sudah bisa atau belum. Jika masih belum bisa copy paste, kamu bisa mencoba cara lainya yaitu bisa dengan mengunakan ExFAT, cara ini memungkinkan penggunanya bisa menjalankan sistem operasi Windows xp yang versi lama.

Nah, itulah ulasan mengenai langkah-langkah agar hard disk extrernal bisa copy paste di Macintosh dan Windows. Semoga informasi ini berguna bagi pembacanya, mudah dipahami dan selamat mempraktekan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : [UPDATE] Tips Hard Disk External agar Bisa Copy Paste di Windows dan Macintosh

0 comments:

Post a Comment